header photo
Tampilkan postingan dengan label pUISI cINTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pUISI cINTA. Tampilkan semua postingan

Akulah pemburu

Akulah pemburu
memburu lemahmu,
menantimu di titik nadirmu,
berupaya memanahmu dengan busur hatikuku sendiri
taklukkan dirimu
tertancapnya hatiku padamu

Akulah pemburu
memburu kesahmu
menanti kering ludahmu
burupaya meringkusmu dengan jaring kata-kata penguatan
taklukkan dirimu
terbelenggunya ketegaran yang kembali meringkusmu

akulah pemburu
dan kaulah buruanku

BUJANG LAPUK

sudah terbiasa dengan kesakitan
hati

tak terbiasa penolakan terdengar
kuping

sudahlah,...
memang aku begini adanya, saat ini

lagi-lagi cinta kandas,
sebelum dimulai

hatiku mungkin terbuat dari baja
cukup kuat terima penolakan

tapi kupingku bukan dipancang oleh baja
tak cukup kuat diterpa penolakan

mentok lagi deh...
entah sampai kapan


teruntuk Ve


teruntuk Ve

aku tak dapat janjikan yang menjanjikan
tapi apa yang nantinya ku punya akan kuberikan
dan nantinya aku akan punya kekurangan

terimalah.



aku sudah menentukan bagaimana nantinya yang menjadi berlebih

dan yang nantinya berlebih adalah kekurangan

November 14, 201

Hilang

Jikalau menara cukup tinggi teruntuk suatu kota,
akankah kau rindu menerawangku dari puncaknya,
temukan tempat sesembunyianku dan bersegera menghampiriku?

Jikalau angin suarakan dahan-dahan pepohonan,
warnai telinga dengan kelembutan alam,
layangkan asa mu padaku,
akankah angin bersegera berkirim sapa padaku?

Pada suatu saat,
'pabila nanti jua kau jumpa menara,
bisikkanlah pada angin setibanya kau di puncak menara

tapi tak 'kan kau temui ku di sana





Lebak Bulus, 15 Oktober 2010

Bookmark and Share

Per definisi cinta

Sumber Gambar: ceritajessica.blogspot.com


cinta bukanlah masa lalu,
cinta adalah masa depan

cinta tak datangkan kematian,
cinta pertahankan kehidupan

cinta tak sama dengan pelarian diri,
cinta hadirkan perlindungan



teruntuk kawan,
masih ada waktu luruskan definisi
dan cintailah


Meruya, 07 oktober 2010

Bookmark and Share

Aku dan kamu seumpama elang

Jika aku seumpama badan elang,
tentulah kamu sayap elang,
membuatku membumbung melayang terbang,
mengepak membelah langit,

jika aku seumpama badan elang,
tentulah kamu paruh elang,
tempat masuknya makanan,
perpanjang ketahanan hidup.

Jika aku seumpama badan elang,
tentulah kamu kaki elang,
mencengkram batang pohong beristirahat,
memburu mangsa dari angkasa

jika aku seumpama badan elang,
tentulah kamu mata elang,
melirik jauh ke depan,
mengawasi dengan tajam.

Aku dan kamu seumpama elang.


kini setiap puisi cintaku temukan rumahnya
23 September 2010



Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [17]

17

Selamat senja Ve...

Maling bersiap waktu senja
jua nanti, malam maling beraksi
jika beruntung, hasil curi dibagi
dan dengan tenang terlelap atas nama pagi

senja ini, aku bersiap...
Ve,... kalau saja kutahu di mana kamu
sudah kucuri hatimu, malam aku beraksi
jika beruntung, hasil curi kusimpan tak kubagi
dan dengan tenang terlelap atas nama hati

Selamat Senja Ve.

Senja 16 September 2010



Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [16]

16

Selamat senja Ve...

ke mana akhir angin manja bertiup kala senja?
ke arah laut, memang aku tahu
tapi sampaikah angin manja di ujung laut?
kecurigaanku muncul,
bagaimana jika angin manja tak berhenti kala melampaui ujung laut?
lewati batas, dan masih saja bertiup
angin manja di mana perhentianmu?

Ve...,
lewati batas, dan masih saja kumenanti
penantian di mana perhentianmu?

Selamat senja Ve.

Senja 15 September 2010


Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [15]

15

Selamat senja Ve...

ada kabar darimu
kuterima pada angin manja
di garis pantai dudukanku
dalam serat-serat hujan senja

aku pun terdiam sendiri
angin manja mengaduk-aduk bulu kuduk
ombak pantai mencapai garis pantai
hujan dalam bajuku hinggap membusuk

Selamat Senja Ve.

Senja 14 September 2010


Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [14]

14

Selamat senja VE...

Sungguh ku tak tahu,
apakah senja bentuk dari kegelapan yang menyerang terang,
ataukah senja bentuk bertahannya terang dari kegelapan,

sungguh ku tak tahu,
apakah penantian bentuk dari kenangan yang menyerang harapan,
ataukah penantian bentuk bertahannya harapan dari kenangan,

kenyataannya senja yang tak terpahami
Ve... itulah penantianku kini padamu

Selamat senja VE.

Senja 13 September 2010


Sumber gambar: papipupepo.info

Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [13]

13

Selamat senja Ve...

Siang menyangkal, senja,
senja bersiap menyangkal, malam,
tak ada yang sanggup bertahan,
semua menyangkal,
semua berganti,

pun isi hatiku siap menyangkal,
pun aku tak kuasa bertahan,
pun isi hati tak bertahan selamanya,

dalam balutan waktu, penantian,

Ve..., cepatlah pulang

Selamat senja Ve.


Senja 12 September 2010


sumber gambar: travelblog.org

Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [12]

 12

Selamat senja Ve...

Musim sedang berpenghujan,
bait-bait awan termutilasi cipta hujan,
dan senja semakin cepat tiba,
dan semakin cepat berganti,

musimku sedang bermusimmu,
bait-bait rindu termutilasi cipta kenangan,
dan senja semakin cepat tiba,
dan semakin cepat berganti

Ve... semakin lama waktu rekam penantian ini

Selamat senja Ve.

Senja 11 September 2010




Sumber gambar : stardel.com

Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [11]

11

Selamat senja Ve...

kuselipkan panggilanku padamu di angin senja

apa kau dengar aku memanggilmu?
ataukah di sana kau mencari panggilanku ini?

tak usah kau mencari,
panggilan ada untuk didengarkan,
tak usah kau mencari panggilan
cukup dengarkan
agar tak letih kau mencari
atau salah temuan sewaktu mencari

hanya saja, kenali suaraku

Selamat senja Ve.

Senja 10 September 2010


Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [10]

10

kucoba bingkai kata-kata tentang senja:

kuning sisa hangat mentari
memerah dalam peralihan redup
dan hitam yang membiaskan kesemuanya

tapi tak cukup banyak kata terbingkai tentang isi hati ini

karena hanya satu kata

Ve...

Selamat senja Ve.


Senja 9 September 2010




Selamat Senja Ve [9]


9

Selamat senja Ve...

Andai ada satu keinginan di senja ini
dengarlah bisik ku ini:

"Cepatlah berlari temui aku di pantai,
dan hentikan derap kakimu di garis pantai,

pandanglah pada garis horizon ujung laut,
kan kau jumpai kemilau senja warnai mentari terbenam

ada pada kejauhan,
walau hendak kita jumpai tapi tak dapat,
maka nikmatilah pandangan dari kejauhan,
di sana dapat kau temui keindahan. Ve..."

Selamat senja Ve.

Senja 8 September 2010



Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [8]


8

Selamat senja Ve...

satu puisi kularutkan pada surut ombak,
satu puisi kularikan pada angin darat,
satu puisi kubiaskan pada warna langit,
satu puisi kusematkan pada awan menggelap,
satu puisi kubebankan pada mentari terbenam,

adakah salah satunya atasi jarak kita?

Kuharap satu kau terima juga

Selamat senja Ve.

Senja 7 September 2010

Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [7]

7

Selamat senja Ve...

seorang wanita yang kujumpa di mall tadi,
sekilas bagian belakang darinya serupa denganmu
tapi bukan kamu

Ve..., serupa tapi bukan
adakah yang lebih menyiksa dari itu?

bersama aku yang tak indahkan keserupaan
ku ingin jumpa kamu Ve, yang benar-benar kamu
bisakah di senja lain hari?

Selamat senja Ve.



Senja 6 September 2010



Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [6]

6

Selamat senja Ve...

"Apa di balik redup senja?" tanyamu kala itu,
ku terdiam...,

Ve..., ku masih saja teringat
dalam ketusmu sendiri kau jawab,
"bulan dan kawanan bintangnya"
dari garis pantai itu, kita terdiam lama
sampai ketusmu jadi nyata

dan kini, aku masih saja terdiam menunggu,
menanti penantian terjawab kemudian nanti

Selamat senja Ve.



Senja 5 September 2010

Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [5]


5

Senja di atas memerah sendu sari
selepas hangat mentari
jelang bulan terbit nanti

masa menanti sendu ragu
selepas kenangan dahulu
jelang nanti akankah bertemu?

selamat senja Ve.


Senja 4 September 2010


sumber gambar:
http://petak-tujuh.blogspot.com


Bookmark and Share

Selamat Senja Ve [4]

 4

Selamat senja Ve...

Sama seperti kematian,
perpisahan tak mungkin dielakan,
bisa jadi keduanya datang bersamaan,

tapi bagaimana dengan perjumpaan?

Kutakut ketiganya datang dalam satu iringan

kuharap nanti bagi kita,
ada sekat di ketiganya

Selamat senja Ve.


Senja 3 September 2010




sumber gambar klik di sini

Bookmark and Share
Search Engine Optimization