header photo
Tampilkan postingan dengan label penggalian alkitab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penggalian alkitab. Tampilkan semua postingan

Mari persalahkan angin


Angin mengayunkan pedang, pedang bermata dua tajam dua sisi, sisi keduanya sentuh awan, awan tercerai-berai kar'nanya, kar'nanya awan tersakiti, tersakiti hingga menangis, menangis dalam rupa bilur, bilur kemudian jatuh atas bumi, bumi beserta penghuni yang bersemayam, bersemayam dengan berbagai kesibukan, kesibukan atas nama hidup, hidup sekali dipertahankan jangan sampai mati, mati kiranya datang nanti, nanti saat tua s'moga tiada beban, beban yang coba dihindari, dihindari kar'na perih terasa, terasa siap untuk menangis, menangis dalam rupa bilur, bilur yg keluar dari mata, mata yang juga melihat hujan, hujan yang berasal dari cerai-berai awan, awan yang terluka dari pedang, pedang diayun oleh angin.

Angin sesungguhnya kau bersalah

selidik punya selidik

menjaring angin

October 20, 2010

Naomi (kitab Ruth 1-4)

baiknya memang demikian
demi tanah yang tandus, apalah arti?
di mana tanah perjanjian itu?
demi janji tinggal dikenang,
jadi, baiknya aku pergi saja
berlalu samping, di sana, di peternakan para Moab

tandus dan kami

Tetapi bumi akan tandus oleh penduduknya, sebagai akibat perbuatan mereka (Mikha 7: 13)

Bukankah kami diberikan rasio oleh Pencipta kami?

Karna itu, saat panas di luar kami memilih untuk menyalakan AC ketimbang baling-baling kipas angin?
Juga demikian, tisu berlembar-lembar ketimbang sapu tangan, yg harus di cuci tiap harinya sehabis di pakai?

Bukankah kami mampu menghasilkan pertimbangan yg bijak?

Maka kami gali lebih dalam, ke dasar bumi, pipa Jet Pam kami demi setetes air, ketimbang berhitung dan berhemat memakai air.
Senada dengan itu, kami persempit, kl bisa bahkan kami tutup, lubang selokan di depan rumah kami, agar semakin luaslah halaman rumah, dan mobil kami pun dapat diparkir.

Bukankah kami menghargai waktu sedemikian juga uang?

Jadi alangkah baik jika masing-masing kami, tiap kepala, menggunakan kendaraan pribadi beserta polusi yg dihasilkannya, ketimbang berdesak-desakan dgn puluhan orang, bahkan ratusan, yang juga mengeluarkan polusi?

Sesungguhnya ini karena kami.

dalam perjalanan ke siantar city, 5 juni 2010

yoo...!!!

jangan berteriak...!!!
kuping ada untuk mendengar
tak usah mulut sok berkata, apalagi cuma tambah volume
lebih baik ucapkan yang bermakna saja
biar tidak sia-sia ludah tertelan
saat tersendak mulut akibat kata yang terucap

ayub 34:3

Yang tidak bisa ku mengerti (Yohanes 3: 1-21)


"Karena begitu besarnya kasih ALLAH akan dunia ini, sehingga IA telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-NYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Yohanes 3:16)

ada rambut di bawah bibirku

rambut di bawah bibir ku ada beberapa helai,
tak banyak memang tapi cukup terlihat,
bagi mereka yang melihat wajah ku.

entah mengapa aku suka sekali menjaga rambut ini,
agar tak beranjak dia dari tempatnya.
disengaja atau tidak ini sudah jadi identitas wajah ku

Menarik, saat yang terlihat, malah menjadi identitas
padahal isi hati belum tentu sama
menarik, saat kita beranggapan:
"identitas diri adalah yang terlihat di mata"

Seorang anak kecil melihat rambut ini
mereka akan berkata:
"seperti kambing"

jadi lupakan perkara yang ada di dalam hati
toh, setiap kita cuma perlu modal:
apa yang terlihat dan yang ditampakkan
oleh citra wajah yang terlihat

Kisah daniel kecil (doa daniel)

Daniel kecil turun dari tempat tidurnya
dengan bersujud, kepala tertunduk, serta mata tertutup
dia mulai mengarahkan doa nya kepada Tuhan

Tuhan..., aku tahu bahwa segala sesuatu diciptakan oleh-Mu
aku ini diciptakan oleh-MU, papa-mama, adik-kakak juga adalah ciptaanMu
bahkan guru-guru yang ada disekolah...
guru yang kusukai ataupun yang tidak kusukai itupun buatan tangan-Mu
Tuhan semua manusia adalah karya kebesaran-Mu

Mazmur 23 (sebuah bahan PA)

      TUHAN Adalah Gembalaku (Mazmur 23)
Gembala di Palestina mempunyai cara kerja yang belainan daripada cara kerja di negeri kita. Kandang domba di Palestina berisikan sejumlah kawanan domba; dan ketika pagi tiba setiap gembala memisahkan dombanya dari domba lain dengan panggilan khas mereka. Kemudian dia memimpin mereka dalam kelompok. Kemanapun mereka pergi, gembala mendahului mereka. Kemudian dia memimpin mereka dalam kelompok. Kemanapun mereka pergi, gembala mendahului mereka ke tempat yang cukup air dan melindungi dari kemungkinan bahaya yang muncul. Bangsa Israel menghayati bahwa ALLAH adalah seperti gembala, khususnya ketika mereka keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan.

saulus terpanggil

walau mata terbuka, namun tak melihat

ketika kegelapan hadir
ketika iman mulai bergoncang
ketika iman mulai berbicara, yang terlihaT bukan yang sebenarnya
dan itu ketika....
mata terbuka, namun tak melihat

walau berkaki, namun tertuntun

Burn out

Pada suatu ketika pernah aku mengalami keletihan dalam menjalani semua aktifitas, dan aku berpikir dalam hati “duh pengen deh ngerasain sakit, biar bisa beristirahat”. Hal seperti ini ternyata juga kudengar baru-baru ini dari teman-temanku yang “seprofesi” (sebagai mahasiswa juga pengurus). Mengapa?
  • Apakah benar ini karena kejenuhan dari segala aktivitas (pelayanan) yang kita lakukan?
  • Apakah ini karena keletihan fisik kita yang sudah mencapai batasnya?
  • Apakah karena komitmen yang sudah “terlanjur” kita buat, jadi tidak mungkin untuk kita meninggalkannya?
  • Apakah karena hanya kita orang yang bisa diharapkan utuk menjalankan pelayanan ini, karena teman-teman yang lain seakan tidak ada lagi yang bisa diharapkan?

Lalu bagaimana dong? apa yang harus kita lakukan?

Mari kita temukan jawabannya melalui Firman Tuhan!

jurnal saat teduhku yang lama tak kusentuh (2)

Jurnal saat teduhku, yang mengingatkanku betapa lama sudah kutinggalkan kebiasaan baik ini. Hari ini kumenemukan jurnal ini diantara buku-buku usang.Dan ketika kubaca kembali, alangkah indahnya kebiasaan baik ini. Mari galakkan kembali kebiasaan menjurnal saat teduh kita, karena sangat membantu pertumbuhan iman, dan bagaimana kita memandang segala sesuatu berdasarkan christian world view

Karena TUHAN yang memampukan

Gal 3: 1-5

jurnal saat teduhku yang lama tak kusentuh

Jurnal saat teduhku, yang mengingatkanku betapa lama sudah kutinggalkan kebiasaan baik ini. Hari ini kumenemukan jurnal ini diantara buku-buku usang.Dan ketika kubaca kembali, alangkah indahnya kebiasaan baik ini. Mari galakkan kembali kebiasaan menjurnal saat teduh kita, karena sangat membantu pertumbuhan iman, dan bagaimana kita memandang segala sesuatu berdasarkan christian world view



Bahan Saat teduh, 21 November 2006

hATi-hAtI DalaM MENdENgAR

Yeremia 28 : 1 - 7

Gaya Hidup Orang Kristen

gaYa HidUp oraNg KriSten

Nats Alkitab: HIDUP ORANG KRISTEN (1Petrus:7-11)


"Kesudahan segala sesuatu sudah dekat…"(7)
-->Berbicara tentang waktu yang terbatas

Waktu yang terbatas:
1.Kesudahan akan kedatangan Kristus yaang kedua kali (kiamat)
2.Kesudahan hidup kita (kematian)
3.Kesudahan pelayanan yang kita jalani (adanya regenerasi)

Berlari Kepada Tuhan

Lukas 2:1-20

Sang Juruslamat t’lah lahir kedunia! Dia turun dari takhta-Nya yang Kudus mengambil rupa sebagai seorang manusia. Melawat umat-Nya, dan membawa misi damai sejahtera bagi umat-Nya (14). Menjadi kesukaan besar bagi seluruh bangsa karena lahirnya Kristus yang telah dijanjikanNya. Namun lihatlah, Sang Juruslamat terlahir di palungan, di sebuah kandang dan tak mendapat tempat yang layak (7).

Masa Muda

masa muda dalam pergaulan bersama ambisi
kedigdayaan akan keberhasilan semata-mata lambang kepuasan
maka.... percayalah!
di masa muda kita berbicara tentang kemampuan diri sendiri

Masa muda ketika berawal dari ketiadaan
berlari dengan kepala yang terus mengadah ke atas
lihatlah...! ada mimpi-mimpi tertancap jauh di langit-langit mimpi
demikianlah perjalanan anak muda beralaskan ambisi

salahkan angin


mari belajar melihat arah angin
ketika angin bertiup, cobalah melihat arah tujuannya
dari mana, hendak kemana dia menuju

salahkan angin ketika dia hendak berbelok
salahkan angin ketika dia bertiup terlampau keras
salahkan angin ketika dia lupa arah mana yang menyenangkan kita
salahkan angin ketika kedinginan yang dia ciptakan

hingga akhirnya...
menyalahkan angin hanyalah kesia-siaan belaka!!!

Ku cari diri-MU, dan kubelajar taat (saat teduh)

Yesus sering pergi berdiam diri mencari kehendak ALLAH sebelum melakukan pelayananNYA. Alkitab sendiri mencatat beberapa momen, dimana YESUS mengambil waktu bersama ALLAH.
  • Mark. 1: 35-39 Yesus memutuskan untuk pergi keseluruh Yudea ketimbang kembali ke rumah ibu mertua Simon
  • Luk. 6: 12 YESUS memilih ke-12 rasul
  • Mark. 6: 30 Sekembalinya murid-murid yang diutus
  • Mar. 14: 32 Sebelum YESUS ditangkap

0,1 untuk TUHAN (sebuah bahan PA)

Sebuah bahan PA yang dahulu pernah dikerjakan bersama KTB The Voice (Kelompok Tumbuh Bersama) ku. Bersama Tuluz, Porman, Johanes, berempat kami bersatu padu dalam sebuah gejolak semangat untuk memberi diri dalam membuat bahan PA ini. Dengan didorong keinginan menjadi berkat, maka berjalanlah sebuah pergerakan pembuatan bahan PA ini. Kalau tidak salah ku ingat, selama 4 hari lamanya kami membuat bahan PA ini . Tentunya tidak 1 hari 24 jam, tapi dalam satu hari sekitar tiga jam kami ngumpul, menggali alkitab, diskusi, dan tentunya yang tidak kalah pentingnya adalah permainan kata dalam debat yang semakin menghangat di tiap pertemuan. Well..., ketika 4 kepala bertemu, terjadilah 4 pendangan berbeda, intepretasi bermacam-macam, tapi yang menyatukan pada akhirnya kami semua belajar melihat suara ALLAH dalam setiap masukan dari masing-masing kami.
Kalaupun ada selingan yang terjadi dalam proses pembuatan ini, adalah kehangatan yang tercipta, persaudaraan yang semakin erat, rasa saling memiliki yang semakin nyata, dan betapa kami menyadari kekurangan kami tentang tema perpuluhan ini. Pada akhirnya tema bahan PA ini sendiri yang menegur masing-masing kami.

Melayani dengan kerelaan untuk menderita (Matius 20: 20-28)

Pernah mendengar Iwan Fals????
dalam salah satu liriknya lagunya, bang Iwan fals menulis demikian:

"Namun, kadang kala ada manusia seperti binatang
bahkan lebih keji dari binatang
Tampar kira kanan alasan untuk makan
padahal semua tahu dia serba kecukupan
intip iri kanan lalu curi jatah orang
peduli sahabat kental kurus kering kelaparan"
-(Lagu OPINIKU)

Inilah keadaan bangsa kita yang dilihat dari kacamata seorang iwan fals.
Manusia layaknya binatang dalam memperjuangkan haknya,
bahkan yang bukan menjadi haknya sekalipun dilahap selagi bisa,
selagi punya kesempatan, selagi mampu untuk melakukan.

Mari sejenak kita beralih secara tiba-tiba menuju Matius 20 : 20 -28
Meratapi apa yang terjadi dalam hidupmu,
tiada guna karena sesal yang menjadi pilihanmu.
Lihatlah lebih dekat lagi!
Masa ketika kau beria, dan tersenyumlah!

Ketika semua seperti melebihi kekuatanmu,
sebatas karena kuatir yang melebihi isi kepalamu.
Ucapkan syukur sekali lagi!
Karena kau ingat masa sukacita yang pernah terjadi.

Kenapa hanya memandangi dengan keluh kesah?
Bukankah ada juga kala senyum tercipta di wajah?
Mungkin sebatas masa lalu pernah bahagia,
bukan berarti tak 'kan kau temuakan sukacita di hari nanti.
Search Engine Optimization