header photo

hampa ruang kebencian

tak perlu jadi jahat
karena semua orang punya alasan untuk bisa dibenci yang lain
walau hanya terbesit di pikiran
gerak tubuh menggambarkan kedalaman diri

kejenuhan sampai di puncak hari
melangkah walau tak maju
ragu bersama berteman
lamunan bising terpendam

sayang sungguh disayang
jadi mengapa kita tak benci smua orang saja?
dengan sedikit pembenaran diri
kita dapat sudutkan orang dan mulai membenci

sesampainya di puncak kejenuhan hari
walau tak maju, melangkah
berteman bersama ragu
terpendam bising lamunan

mulailah meraih tangan
tundukkan kepala, tempelkan itu tepat di tangan ibumu
dan itu yang selalu terjadi berulang-ulang
penghormatan kepada orang yang sangat dikasihi

tidak pernah dia sempurna
ibu yang melahirkan, yang sangat layak untuk dikasihi
terlepas dari adanya kesalahan dalam perbuatan
atau pengalaman yang tersimpan hingga sekarang

mulailah meraih tangan
tundukkan kepala, tempelkan itu tepat di tangan ibumu
dan itu yang selalu terjadi berulang-ulang
penghormatan kepada orang yang sangat dikasihi

jangan membenci orangnya
jangan membenci ibumu
bedakan antara perbuatan dan orangnya
bencilah perbuatannya
tapi tetap ciumlah tangan ibumu
tapi kasihilah orangnya
tapi kasihilah ibumu karena memang layak dia
tapi kasihilah orang lain karena itulah yang diajarkanNYA

dan ketika kepala sampai kepada tangan terkasih itu
dan ketika dapat dibedakan antara perbuatan dari orangnya
maka lupakanlah yang telah lalu
dan ciumlah tangan ibumu

hampa...
hampa ruangan kebencian
hampa...
karena semua sudah terlupakan


Terinspirasi dari "catatan harian sang penggoda indonesia"

0 komentar:

Search Engine Optimization